Sosok

Adam Malik

2010-07-12

Si Kancil Pengubah Sejarah

Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. Jangan kaget, kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar, menteri, Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden.

Sang wartawan, politisi, dan diplomat kawakan, putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara, ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Wisata

Sejarah Masjid Istiqlal

2010-07-12

Pada tahun 1953 beberapa ulama mencetuskan ide untuk mendirikan masjid megah yang akan menjadi kebanggaan warga Jakarta sebagai ibukota dan juga rakyat Indonesia secara keseluruhan. Mereka adalah KH. Wahid Hasyim, Menteri Agama RI pertama, yang melontarkan ide pembangunan masjid itu bersama-sama dengan H. Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto dan Ir. Sofwan beserta sekitar 200-an orang tokoh Islam pimpinan KH. Taufiqorrahman. Ide itu kemudian diwujudkan dengan membentuk Yayasan Masjid Istiqlal.
Selengkapnya..

Ketika Seorang Muslim China Menemukan Benua Amerika

2010-05-10

Laksamana Zheng He

Perbandingan Kapal Laksamana Zheng He dengan Kapal Vasco Da Gama

Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu  datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.Selengkapnya..

Masjid Ekletik Nuansa Afrika- Persia- Spanyol Bangunan Yang Mampu Bicara

2010-03-05

Kalau Anda ke Banda Aceh, ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pasti akan menyaksikan kemegahan Masjid Raya Baiturrahman. Sebab, di samping arsitekturnya yang indah, juga letaknya persis di jantung kota. Karena itu, terasa belum lengkap jika berkunjung ke kota paling ujung Pulau Sumatra ini bila belum menyaksikan keindahan masjid yang konon termasuk salah satu masjid terindah di Asia Tenggara.

Sebagai masjid kebanggaan rakyat Aceh sejak dahulu sampai sekarang, Masjid Raya Baiturrahman menyimpan sejarah panjang dan menarik. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh.
Selengkapnya..

Islam di Pulau Formosa

2010-02-10

Salah satu negeri yang banyak dikunjungi oleh warga negara Indonesia adalah Taiwan (dulu dikenal dengan nama Formosa). Warag negara Indonesia yang datang kesana biasanya untuk tujuan pendidikan atau pekerjaan. Banyaknya pemeluk agama Islam yang datang ke Taiwan, ternyata berpengaruh pula pada peningkatan jumlah pemeluk agama Islam di sana. Pada tahun 2007, ada sekitar 53.000 orang Taiwan yang memeluk Islam. Sekitar 80.000 tenaga kerja Indonesia yang beragama Islam berada di sana, jadi menurut data pada tahun itu ada Selengkapnya..

Masjid Tua Palopo, Objek Wisata dengan Empat Unsur Budaya.

2009-10-05

Belum tepat rasanya, jika mengunjungi daerah Palopo di propinsi Sulawesi Selatan. Tetapi belum menginjakan kaki di mesjid tua Palopo. Mesjid yang dikenal sebagai alat pemersatu masyarakat di Sulawesi Selatan ini merupakan tempat ibadah bagi pemeluk agama islam yang memiliki keunikan arsitektur bangunan karena dibangun dengan empat unsur kebudayaan yang membuat banguanan kokoh ini tampak menarik untuk djadikan objek wisata bagi masyarakat Sulawesi atau pengunjung dari daerah lainnya. Masjid ini terletak 390 km sebelah utara Kota Makasar.

Ukuran bangunan Masjid Tua Palopo yaitu 11,9m x 11,9 m dengan tinggi 3,64 m dan tebal dindingnya 0,94 m yang terbuat dari batu cadas yang direkatkan dengan putih telur. Dibangun sekitar tahun 1604 M oleh seorang ulama Sumatra Barat yang bernama Datuk Sulaiman, bergelar Datuk Pattimang. Dinamakan Masjid Tua Palopo karena usianya memang sudah cukup tua dan letaknya tepat di Kota Palopo. Menurut sejarah setempat, mesjid ini berdiri pada masa kejayaan Kerajaan Luwu yang mencapai kejayaannya pada masa kekuasaan Datu Payung Luwu XVI Payi Pasaung Toampanangi, Sultan Abdullah Matinroe.

Selengkapnya..