Sosok

Adam Malik

2010-07-12

Si Kancil Pengubah Sejarah

Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. Jangan kaget, kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar, menteri, Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden.

Sang wartawan, politisi, dan diplomat kawakan, putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara, ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Kolom

Sikap Katolik-Vatikan terhadap Ekonomi Syariah

2009-06-20

Hari-hari ini media dan pemerhati ekonomi syariah dimeriahkan oleh pemberitaan surat kabar resmi Vatikan. L’osservatore Romano. Berita ini sempat dikutip oleh Harian Bisnis Indonesia dalam “Tajuk Utama” pada tanggal 30 April dengan judul “Ekonomi Syariah Sebagai Alternatif”. Tajuk ini menganjurkan kepada pemerintah agar ekonomi syariah harus didorong agar semakin besar dan dukungan politik pemerintah lewat regulasi sangat dibutuhkan. Suatu ajakn yang selalu disampaikan oleh para praktisi syariah dan dalam beberapa pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Namun dalam kenyataannya dorongan dan kebepihakan itu belum tampak. Tulisan ini mencoba membahas tentang sikap katolik yang tergambar dari isi surat kabar resmi vatikan itu dan dari beberapa pidato Pope.

 

Di surat kabar resmi Vatikan L’osservatore Romano tiga penulis Loretta Napoleoni, abaxbank spa dan Claudia Segre menurunkan tulisan yang berjudul “Islamics finance proposals and ideas for the west in crisis”. Beberapa pokok pikiran yang dikemukakan penulis adalah : Bank konvensional dapat menggunakan sukuk (obligasi syariah) sebagai jaminan. Bahkan mereka menganjurkan agar skeme sukuk ini bisa dipakai dalam membiayai kebutuhan modal di Pesta Olimpiade di London nanti dan juga untuk proyek- proyek infra struktur. Sistem keuangan Islam dapat mencegah pasar dari situasi korup dan mencegah system keuangan dari kebangkrutan. System bagi hasil dan sukuk sebagai surat berharga yang tanpa riba dan spekulasi dapat menjadi alternative dari system bunga. Menurut mereka dari pengalaman krisis keuangan di Amerika maka system perbangkan Islam bisa menjadi pembuka jalan untuk menyususn system perbankan baru di dunia barat. Disamping itu, prinsip etika yang mendasari keuangan Islam dapat menjadi dasar untuk membawa Bank lebih dekat dengan nasabahnya dan lebih menghargai nilai spiritual yang sesungguhnya yang ada di setiap skeme keuangan Islam….Selengkapnya baca Majalah Ekonomi Syariah edisi Juni 2009.