Sosok

Adam Malik

2010-07-12

Si Kancil Pengubah Sejarah

Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. Jangan kaget, kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar, menteri, Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden.

Sang wartawan, politisi, dan diplomat kawakan, putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara, ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Kolom

Haruskah LAZ dibubarkan?

2010-02-10

Kolom Seminar.

Kotroversi Amandemen UU No. 38 tahun 1999 tentang pengelolaan Zakat akhirnya mencuat kepermukaan. Pro dan kontra dimana- mana. berbagai usaha untuk merampungkan permasalahan ini dilakukan. Sentralisasi dan disentralisasi zakat pada satu pintu apakah perlu dilakukan? lalu bagaimana nasib LAZ yang selama ini lebih bagus kinerjanya dimata masyarakat? bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap BAZ? haruskah asset umat (LAZ) ini dibubarkan? bagaimana peran civil society dalam menyelesaikan masalah ini?

Seminar interaktif yang diselenggarakan oleh Islamic Economics and Finance Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti mencoba menjembatani masalah ini. Seminar yang berlangsung sukses dan menyerap banyak peserta dari kalangan praktisi dan akademisi dari seluruh wilayah Jabodetabek pada senin, 13 Desember 2009 merupakan bagian dari Dies Natalies Trisakti yang ke- 44. Seminar yang di adakan di Auditorium Gd. S (Hendriawan Sie) lantai 8 Fakultas Ekonomi Universitas Trisaktki langsung dibyka oleh Prof. Dr. Sofyan Syafri Harahap. Beliau menekankan bahwa seminar ini adalah seminar ilmiah untuk mencari sebuah kebenaran tanpa memandang latar belakang mereka. Seminar dengan tema Haruskah LAZ dibubarkan? ini dibagi dalam dua sesi.

Sesi pertama mengenai sentralisasi dan disentralisasi zakat yang kedua mengenai zakat dan pemberdayaan society. Pembicara pada sesi pertama adalah Prof. Dr. Nasrun Harun (Direktur Pemberdayaan Zakat DEPAG), Dr. Amalia Fauzia (Direktur CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan Yusuf Wibisono (UI) serta moderator Alfito Daenova (TV ONE/ salah satu redaktur Kompas). Kesadaran Zakat masyarakat muslim Indonesia yang mulai mengalami peningkatan semenjak adanya lembaga dan badan yang mengelola zakat secara terorganisir. Selengkapnya baca edisi terbaru MES edisi Pebruari Vol. 8 2010