Sosok

Adam Malik

2010-07-12

Si Kancil Pengubah Sejarah

Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. Jangan kaget, kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar, menteri, Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden.

Sang wartawan, politisi, dan diplomat kawakan, putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara, ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto.Selengkapnya..

  • Edisi Cetak Terbaru


Laporan Utama

Penghargaan Syariah Award 2009

2010-02-08

Walaupun gempa dengan 7.3 SR. mengguncang kota Jakarta tidak menyurutkan pakar- pakar syariah yang menghadiri undangan Primus Dorimulu yang menjabat Direktur Majalah Investor ke Hotel Arya Duta. Dalam sambutannya Primus Dorimulu mengemukakan dalam pemilihan Syariah Award tahun 2009 dilihat dari 6 potensi industry syariah :
1.    Jumlah penduduk muslim yang besar dan angka konsumsi yang bertumbuh besar.
2.    Semakin banyak bank syariah beroperasi.
3.    Komitmen Bank Indonesia dalam mengembangkan industry perbankan syariah.
4.    Diterbitkannya sukuk pemerintahan di dalam negeri dan sukuk global menarik perhatian pemodal global dan domestic.
5.    Beroperasinya lembaga- lembaga pendidikan syariah dan juirusan ekonomi syariah di sejumlah universitas untuk mengisi kebutuhan SDM syariah.
6.    Pertumbuhan indicator keuangan syariah di Indonesia yang tinggi di banding Negara lain, dan lolosnya Indonesia dari pengaruh signifikan krisis global.
Kendala Industri syariah
1.    Stagnasi pertumbuhan bank dan multifinance syariah pada semester I 2009
2.    Pengenaan pajak PPN untuk transaksi syariah.
3.    Peraturan industry keuangan (perizinan, akuntansi dan pajak) secara umum dibuat secara paradigm konvensional , belum seluruhnya men gakomodasi dual system.
4.    Instreumen syariah belum variatif.
5.    Produk syariah yang di kembangkan  masih banyak yang sebatas label, bukan esensi penggunaan syariah.
6.    Komitmen pemerintah untuk memperbesar pangsa syariah yang minim.
Acara yang diadakan oleh Majalah Investor mengenai penghargaan bagi institusi dan instrument syariah serta untuk tahun 2009 baru pertama kali tim juri Investor Syariah Award memberikan penghargaan kepada tokoh syariah 2009 di Indonesia.
Pemeringkatan yang dilakukan berdasarkan penilaian dari tim juri terpilih 15 institusi dan istument syariah terbaik diantaranya satu bank umum syariah, dua unit bank syariah, satu asuransi jiwa, satu cabang asuransi jiwa syariah, satu cabang asuransi umum syariah, satu cabang reasuransi syariah, satu multifinance syariah, satu unit multifinance, dua obligasi syariah dan tiga reksadana syariah terbaik. Terpilih juga satu asuransi umum, satu usaha penggadaian, satu usaha penjaminan kredit, dan satu cabang asuransi jiwa.
Bank umum syariah yang terpilih yaitu Bank Sayariah Mandiri, dua unit bank syariah yaitu Bank Permata Syariah (kategori asset Rp. 500 M). Asuransi jiwa terpilih Asuransi Takaful keluarga, satu cabang asuransi jiwa syariah yaitu Asuransi Allianz life Indonesia, cabang asuransi umum syariah yaitu Asuransi Tokio Marine Indonesia, cabang reasuransi syariah yaitu Reasuransi Internasional Indonesia, multifinance syariah yaitu, Al-ijaran Finance dan Mandala Multifinance Tbk.  Tokoh syariah yang mendapatkan penghargaan atas perannya dalam pengembangan industry keuangan syariah di Indonesia dibagi tiga pilihan yaitu dari tokoh ulama, tokoh dari praktisi dan tokoh dari akademisi. Terpilih sebagai tokoh dari ulama yaitu, KH. Ma’ruf Amin. Ketua Dewan Syariah Nasional, tokoh dari praktisi terpilih Iwan Pontjowinoto dan Tokoh dari Akademisi terpilih Prof. Dr. Sofyan Syafri Harahap, yang merupakan guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti. Selengkapnya baca edisi terbaru MES edisi Pebruari Vol. 8 2010